Ini Komentar Anggota DPD RI Asal Aceh Tentang Peristiwa Penembakan di Bireun
https://habananggroee.blogspot.com/2016/02/ini-komentar-anggota-dpd-ri-asal-aceh.html
SKUD - Anggota DPD RI H. Sudirman alias Haji Uma protes cara Kepolisian Aceh melumpuhkan dua penculik Kamal Bahri Sekretaris ULP Aceh.
“Kita menyayangkan sikap polisi yang secara jelas telah menghilangkan nyawa korban, padahal tim kepolisian punya trik tersendiri untuk melumpuhkan pelaku yang katanya terduga sebagai penculik,” kata anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman alias Haji Uma, Rabu, 3 Februari 2016.
Senator asal Aceh ini juga mengaku aksi yang dilakukan oleh kedua penculik itu salah, tapi polisi tidak semestinya menembak mati kedua penculik Kamal Bahri itu.
“Padahal segala permasalahan itu bisa ditempuh lewat jalur hukum. Apalagi motif sebelum drama penculikan ini katanya ada praktik suap menyuap sebagai modus pelicin untuk memenangkan tender proyek,” kata Sudirman.
Ia meminta Pemerintah Aceh melalui instansi terkait ke depan memilih dan mengangkat calon kepala SKPA maupun pejabat yang bersih dan transparan dari praktik sogok menyogok.
Menurutnya, praktik pelicin ini akan berdampak tidak baik terhadap pembangunan di Aceh dan juga berdampak terjadinya kekerasan antara kontraktor dengan instansi pemegang tender proyek.
“Dalam agama juga sudah jelas dikatakan hukum suap menyuap itu haram. Praktik ini janganlah dijadikan kebiasaan, jadi mari bersainglah secara bersih dan demokratis. Makanya tidak mengherankan jika seringkali kita mendengar tindak kekerasan akibat perebutan proyek hingga motif penculikan, pemerasan dan berujung hilangnya nyawa,” kata Haji Uma.



