Hujan Deras di Solo,Seorang Bocah Hilang Terseret Arus Sungai


SKUD - Hujan deras yang terjadi di Kota Solo Senin (22/2) sore membawa korban. Danang seorang bocah lelaki warga Kampung Krajan RT 05 RW 03 Kelurahan Mojosongo, Jebres, Solo, hanyut terbawa air saat bermain di got dekat rumahnya.

Sejumlah saksi mata yang merupakan teman bermain siswa kelas 1 SD tersebut menuturkan kejadian nahas itu sekitar pukul 15.00 WIB, tiba-tiba air datang karena hujan deras. Korban terseret hingga masuk ke gorong-gorong dan masuk ke Kalianyar yang merupakan anak Sungai Bengawan Solo.

"Saya dan Dio ingin menolong tapi tidak bisa meraih Danang, tangannya terlepas," ujar Tinus (8) teman korban.

Humas Basarnas Surakarta, Yohan Tri Anggoro mengatakan, saat ini tim SAR gabungan sedang melakukan pencarian dengan penyisiran dan pemantauan dengan cahaya lampu atau belor. "Kami masih melakukan pencarian dengan cahaya lampu atau belor," katanya.

Selain Tim SAR aparat kepolisian Sektor Jebres juga terus melakukan pencarian. Selain lampu mereka juga menggunakan jaring dan perahu karet.

"Kami belum bisa menyimpulkan apakah korban masih berada di sekitar lokasi kejadian atau sudah terbawa arus ke Kalianyar. Koondisi arus sungai sangat deras karena hujannya juga sangat deras," pungkas Kapolsek Jebres Kompol Edison Panjaitan.Hujan deras yang terjadi di Kota Solo Senin (22/2) sore membawa korban. Danang seorang bocah lelaki warga Kampung Krajan RT 05 RW 03 Kelurahan Mojosongo, Jebres, Solo, hanyut terbawa air saat bermain di got dekat rumahnya.

Sejumlah saksi mata yang merupakan teman bermain siswa kelas 1 SD tersebut menuturkan kejadian nahas itu sekitar pukul 15.00 WIB, tiba-tiba air datang karena hujan deras. Korban terseret hingga masuk ke gorong-gorong dan masuk ke Kalianyar yang merupakan anak Sungai Bengawan Solo.

"Saya dan Dio ingin menolong tapi tidak bisa meraih Danang, tangannya terlepas," ujar Tinus (8) teman korban.

Humas Basarnas Surakarta, Yohan Tri Anggoro mengatakan, saat ini tim SAR gabungan sedang melakukan pencarian dengan penyisiran dan pemantauan dengan cahaya lampu atau belor. "Kami masih melakukan pencarian dengan cahaya lampu atau belor," katanya.

Selain Tim SAR aparat kepolisian Sektor Jebres juga terus melakukan pencarian. Selain lampu mereka juga menggunakan jaring dan perahu karet.

"Kami belum bisa menyimpulkan apakah korban masih berada di sekitar lokasi kejadian atau sudah terbawa arus ke Kalianyar. Koondisi arus sungai sangat deras karena hujannya juga sangat deras," pungkas Kapolsek Jebres Kompol Edison Panjaitan.

Terkait

Peristiwa 1039700621227438079

Posting Komentar

emo-but-icon

Follow Me On

Klik disini Klik disini

Berita Populer

Klik disini
item