Ribuan Masyarakat dari Berbagai Komunitas Bersihkan Pantai Lampuuk,Aceh Besar
https://habananggroee.blogspot.com/2015/12/ribuan-masyarakat-dari-berbagai.html
ACEH BESAR Seribuan Masyarakat Lintas Komunitas bersihkan pantai Lampu’uk. Seribuan masyarakat yang terdiri atas berbagai komunitas dan kelompok mulai berkumpul dan melakukan registrasi di kawasan Pantai Lampu’uk, untuk memeriahkan Aksi Sapta Pesona dan bersih-bersih.
Aksi nyata yang dilakukan sebagai sebuah kampanye untuk membersihkan Kawasan Wisata seluruh Aceh itu dipusatkan di Pantai Lampu’uk yang ada di Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar pada Sabtu 19 Desember 2015.
Beberapa komunitas yang terlihat meregistrasi diantaranya Indonesian Offroad Federation yang dipimpin langsung oleh sang Ketua, Fouzi Muhammad. Beberapa komunitas lain diantaranya, komunitas motor, kelompok Sadar Wisata, Duta Wisata Aceh, serta masyarakat lampu’uk.
Sementara itu dari unsur pemerintah terlihat hadir Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh serta Para kepala SKPA terkait lainnya, Kepala Bidang Pengembangan Potensi Masyarakat, Kementerian Pariwisata RI, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Aceh Besar, Danramil, Kapolsek, Camat, Imum mukim, Imam Masjid serta Para Tokoh Adat Kecamatan Lhoknga dan sejumlah Pengurus Asosiasi Pariwisata di Aceh.
Hanya dalam waktu sesaat, aksi bersih-bersih itu telah menampakkan hasil, tiga truk sampah terlihat penuh dengan sampah yang dikumpulkan oleh seribuan peserta bersih-bersih. Selain aksi bersih pantasi, sejumlah pejabat juga melakukan penanaman pohon cemara di sepanjang Pantai Lampu’uk.
Usai bersih-bersih, para peserta dijamu makan siang bersama oleh Kadisbudpar Aceh, Reza Fahlevi. Disbudpar telah menyediakan menu makan siang khas Aceh, seperti Kuah Beulangong, Kuah Pliek U, Kopi dan beberapa penganan ringan khas Aceh lainnya.
Sementara itu, dalam sambutan singkatnya, Kadisbudpar menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh komunitas yang mempromosikan pariwisata Aceh dengan memanfaatkan jejaring komunitasnya baik ditingkat lokal, nasional maupun Internasional.
“Perlu saya sampaikan, bahwa apa yang dilakukan oleh teman-teman komunitas bukanlah sebatas kegiatan bersih-bersih ini. Masing-masing komunitas telah mempromosikan Aceh dengan jaringan dan cara mereka sendiri,” terang Kadisbudpar Aceh itu.
Reza mencontohkan, IOF yang telah menggelar berbagai event bertaraf nasional, bahkan internasional. Sementara itu, komunitas instagram Aceh juga selalu mengkampanyekan keindahan Aceh melalui dunia maya.
“Kontribusi dari masing-masing komunitas tentu saja akan lebih bermakna jika kita secara bersama-sama mulai menata potensi wisata yang ada di daerah kita. Salah satunya adalah seperti yang kita lakukan hari ini,” tutup Reza.(Lintas Nasional)



