Dua menteri Australia Mundur Karena Bertindak di Luar Batas


Sydney - Menteri Pengembangan Infrastruktur dan Wilayah Australia, Jamie Briggs, mundur jabatannya pada Selasa, 29 Desember 2015. Ia mengajukan surat pengunduran dirinya setelah seorang pegawai negeri mengeluhkan tingkah lakunya di sebuah bar di Hong Kong.

Brigg mengaku, ia pergi ke bar yang ramai pengunjung tersebut setelah makan malam. Dia tengah berlibur ke Hong Kong pada akhir November lalu bersama kepala stafnya, beberapa pejabat, dan seorang pegawai negeri wanita.

Menurut Brigg, ia sama sekali tidak memiliki niat untuk bertindak di luar batas. Akan tetapi, pegawai negeri wanita itu mengeluhkan perilakunya. "Pegawai negeri wanita itu merasa tindakanku kepadanya di bar itu tidak pantas," katanya.

Brigg pun mengatakan ia telah meminta maaf kepada wanita itu. Namun, setelah ia melakukan refleksi diri dan tersadar bahwa ia pergi ke sebuah bar pada saat larut malam dalam kunjungan luar negerinya, Brigg memutuskan untuk mengundurkan diri. "Perilaku saya itu belum memenuhi standar saya sebagai seorang
menteri," ujar Brigg.

Selain Briggs, Menteri Perlengkapan Pertahanan dan Ilmu Pengetahuan Australia, Mal Brough, juga berhenti dari jabatannya. Saat ini, Brough tengah menunggu penyelidikan dari pihak kepolisian atas perannya dalam kasus kepemilikan buku harian politikus Peter Slipper secara ilegal.

Perdana Menteri Turnbull pun mengatakan bahwa keputusan yang diambil oleh Brough merupakan keputusan yang paling tepat. "Brough telah melakukan hal yang tepat. Akan tetapi, saya kecewa dengan Briggs," kata Turnbull. Menurut dia, kontribusi Briggs masih diperlukan oleh pemerintah dalam tahun-tahun mendatang.

Ke depan, Menteri Lingkungan Australia, Greg Hunt, akan mengambil alih seluruh rencana pengembangan infrastruktur dan wilayah yang telah disusun oleh Briggs. Menteri Pertahanan Australia, Marise Payne, akan duduk di kursi Menteri Perlengkapan Pertahanan dan Ilmu Pengetahuan Australia.

Mundurnya dua menteri dari kursi kabinet Australia itu merupakan pukulan bagi Perdana Menteri Malcolm Turnbull sejak dia menjabat pada September lalu.(Tempo)

Terkait

News 1419702485497951674

Posting Komentar

emo-but-icon

Follow Me On

Klik disini Klik disini

Berita Populer

Klik disini
item