Rusia Sementara Menunda Penerbangan ke Mesir


MOSKWA - Presiden Rusia Vladimir Putin menangguhkan semua penerbangan komersial negaranya ke Mesir, Jumat (6/11/2015).
Kebijakan ini dilakukan saat tim penyidik melanjutkan pemeriksaan apakah bom menjatuhkan pesawat Rusia akhir pekan lalu di Semenanjung Sinai, menewaskan 224 penumpang dan awak.
Pemimpin Rusia bertindak cepat setelah Kepala Dinas Keamanan Rusia (FSB) Alexander Bortnikov, menganjurkan agar penerbangan dihentikan sampai mereka menentukan alasan yang sesungguhnya dalam kecelakaan Sabtu lalu.
Rusia sudah berhari-hari membantah pernyataan Presiden AS Barack Obama dan Perdana Menteri Inggris David Cameron mengenai adanya aksi teror. Pernyataan itu disebut Rusia sebagai spekulasi.
Kedua pemimpin itu mengatakan besar kemungkinan militan Negara Islam (ISIS) menanam bom di atas pesawat Metrojet A-321 yang terbang dari Sharm el-Sheikh, Mesir ke St. Petersburg, Rusia.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan, Putin meminta pemerintah agar mengupayakan segala cara untuk memulangkan warga Rusia yang sedang berlibur di resor Laut Merah itu, yang merupakan tujuan favorit orang Eropa.

Terkait

Dunia 2442557264228439867

Posting Komentar

emo-but-icon

Follow Me On

Klik disini Klik disini

Berita Populer

Klik disini
item