RSUD Banyumas tolak rawat Dartam karena ogah repot


Dartam (60) warga Desa Pageraji Kecamatan Cilongok Banyumas Jawa Tengah yang terpasung selama 24 tahun ditolak dirawat oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyumas. Padahal, pada Jumat (27/11) pagi, sekitar pukul 10.30 WIB dirujuk ke RSUD Banyumas untuk mendapat perawatan.

Rombongan ambulance yang membawa Dartam tiba di RSUD Banyumas sekitar pukul 11.30 WIB. Kemudian mereka menunggu pemeriksaan Dartam di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

"Tadi sekitar pukul 13.00 WIB, kami kembali pulang, karena Pak Dartam tidak bisa dirawat di RSUD Banyumas," ujar Kepala Dusun 2 Pageraji, Sudar, Jumat (27/11).

Alasan penolakan tersebut, jelas Sudar, dikarenakan pihak rumah sakit melihat kondisi Dartam yang tidak bisa melakukan semuanya sendiri.

"Alasan dari rumah sakit tersebut katanya Dartam tidak bisa melakukan aktivitas seperti orang kebanyakan, seperti makan sendiri, mandi sendiri hingga BAB sendiri," ujarnya.

Saat ini, Sudar mengatakan, pihaknya sudah mengembalikannya ke rumah adik Dartam Karsiwen. "Saat ini, Dartam ditempatkan di kamar depan," ucapnya.

Lebih lanjut, Sudar mengatakan pihak RSUD Banyumas juga menolak Dartam dengan alasan belum adanya koordinas Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi dengan Dinas Kesehatan. 

Dartam bukan baru pertama kali ditolak oleh rumah sakit. Sebelumnya, dia juga ditolak dirawat dengan alasan yang tidak jelas.

"Tetapi saat itu ditolak RSUD, kami sendiri tidak tahu alasannya dari sana karena apa," katanya saat ditemui usai Dartam dijemput ambulans ke RSUD Banyumas, Jumat (27/11) pagi.

Dia mengaku sangat berharap kakaknya bisa mendapat pengobatan dan perawatan yang layak di rumah sakit. Namun, diakuinya, karena ketidakmampuan ekonomi membuatnya harus bersabar menolong kakaknya.

"Mau bagaimana lagi, kami tidak punya biaya untuk pengobatan Pak Dartam. Jadinya seperti ini," katanya dalam bahasa banyumasan.

Kenyataan ini, justru tidak sesuai dengan yang disampaikan, Bupati Banyumas, Achmad Husein melalui pesan singkat kepada wartawan. "Saya akan bantu perawatan di rumah sakit jiwa," kata Achmad.

Terkait

Peristiwa 969451690914148829

Posting Komentar

emo-but-icon

Follow Me On

Klik disini Klik disini

Berita Populer

Klik disini
item