Polisi Tahan Ayah dan Saudara Pelaku "Bomber" di Paris


Polisi Prancis menahan ayah dan saudara laki-laki seorang pelaku penyerang di Kota Paris, Omar Ismael Mostefai.
Mostefai tewas karena bom bunuh diri dalam penyerangan yang berlangsung pada Jumat (13/11/2015) malam, di Gedung Pertunjukan Bataclan.

"Ini gila. Kemarin saya berada di Paris dan melihat bagaimana peristiwa itu terjadi," ujar saudara Mostefai kepada AFP, tak lama sebelum polisi menahannya, Sabtu (14/11/2015) malam.

Saudara Mostefai menyadari adik bungsunya itu kerap melakukan kejahatan dan tindak kriminal. Dia juga mengaku tak pernah lagi bertemu Mostefai sejak beberapa tahun yang lalu.
Namun, dia tak pernah membayangkan bahwa Mostefai dapat melakukan tindakan brutal yang menyebabkan 129 orang tewas itu.
"Hal terakhir yang saya tahu, Mostefai dan keluarganya sempat pergi ke negara Aljazair. Saya sudah lama tak mendengar kabar darinya," ujar saudaranya tersebut.
Mostefai sebelumnya berhasil diidentifikasi paling awal oleh Polisi Perancis melalui potongan jarinya yang berada di sekitat lokasi kejadian.
Mostefai lahir pada 21 November 1985 di wilayah miskin di pinggiran Paris. Sebelumnya, otoritas keamanan telah mengidentifikasi Mostefai melakukan kejahatan ringan pada rentang 2004-2010. 

Terkait

News 8862658807455910587

Posting Komentar

emo-but-icon

Follow Me On

Klik disini Klik disini

Berita Populer

Klik disini
item