Nicky Hayden Umumkan Pensiun dari MotoGP


Pembalap tim Aspar Honda MotoGP, Nicky Hayden, memutuskan pensiun dari ajang balap kuda besi paling bergengsi itu tahun depan. Nicky akan mencoba peruntungannya di kejuaraan World Superbike bersama tim Ten Kate Honda. Pengumuman ini menghentikan spekulasi soal nasibnya musim depan setelah tak tampil baik pada musim ini.

"Ini akan menjadi tahun terakhir saya di MotoGP. Saya akan pindah ke Superbike tahun depan dengan tim Ten Kate. Ya, hanya seperti itu, tak ada yang terlalu dramatis," ujarnya seperti dilansir laman crash.net.

Hayden mengatakan, keputusan ini diambilnya setelah selama dua musim berturut-turut dirinya tak menunjukan performa yang baik. Bahkan setelah dirinya pindah dari tim pabrikan ke tim dengan kelas terbuka. 

Pembalap berusia 34 tahun asal Kentucky, Amerika Serikat ini juga mengatakan bahwa dirinya kini sudah mulai menua dan sulit bersaing dengan pebalap muda seperti Marc Marquez, Danny Pedrosa atau Jorge Lorenzo. Karena itu, dia berharap di World Superbike dia bisa lebih kompetitif.

"Saya selau ingin mencoba Superbike dan tawaran ini terasa seperti sebuah kesempatan yang sangat cocok bagi saya. Jelas saya semakin menua, tetapi saya masih menikmati olahraga ini dan ini adalah sebuah tantangan dan kesempatan baru untuk meraih kesenangan," ujarnya.

Di kompetisi World Superbike, Hayden akan mengendarai motor dengan kapasitas 800 cc, jauh dibawah motor MotoGP yang mencapai 1000 cc. Dia akan bergabung dengan sejumlah pebalap asal Amerika lain seperti Ben Spies yang pernah mencoba peruntungan di MotoGP namun gagal.

Prestasi Hayden di MotoGP bisa dibilang cukup baik. Di awal karirnya pada 2003 dia langsung mendapat kontrak dari tim pabrikan Repsol Honda mendampingi Valentino Rossi yang saat itu menggenggam gelar juara dunia MotoGP. Di tahun itu, dia mendapat gelar sebagai pendatang baru terbaik setelah di akhir musim mampu menduduki posisi kelima di klasemen pebalap.

Pada 2005, pebalap yang dikenal dengan nomor 69 itu mampu menduduki tempat ketiga dibawah pebalap Italia, Marco Melandri di posisi kedua. Juara dunia MotoGP saat itu kembali diraih Valentino Rossi yang sejak 2004 pindah ke tim Yamaha.

Prestasi terbaik Hayden tercipta pada 2006 setelah mampu menjadi juara dunia MotoGP. Hayden menjegal ambisi Rossi menjadi juara dunia lima tahun berturut-turut. Namun, kemenangan Hayden itu sedikit berbau keberuntungan karena di balapan terakhir, Rossi yang unggul delapan angka jatuh dan akhirnya tak bisa memetik satu pun poin. Hayden yang menjadi juara di seri Moto GP Valencia akhirnya mengukuhkan diri sebagai juara dunia 2006.

Hayden pindah ke tim Ducatti pada 2009 karena kalah pamor dari kompatriotnya, Danny Pedrosa di musim 2007 dan 2008. Di Ducatti, dia kembali berdampingan dengan Rossi selama dua musim pada 2011 hingga 2013. Namun, prestasinya tak juga membaik.

Akhirnya, pada 2014 lalu Hayden terdepak dari persaingan di tim pabrikan dan berpindah ke tim di kelas terbuka, tim Aspar Honda. Di Aspar dia juga tak menunjukan performa baik sehingga akhirnya memutuskan pindah ke World Superbike.

Terkait

Sport 4779385291660131828

Posting Komentar

emo-but-icon

Follow Me On

Klik disini Klik disini

Berita Populer

Klik disini
item