Kabut Asap Masih Ganggu Penerbangan
https://habananggroee.blogspot.com/2015/10/kabut-asap-masih-ganggu-penerbangan.html
Kepala Bandara Malikussaleh, Niswan menyebutkan, Garuda harusnya mendarat di bandara itu pukul 09.45 WIB dan terbang kembali ke Kualanamu pukul 11.00 WIB. “Tapi, karena jarak pandang akibat kabut asap hanya 1,2 kilometer, pesawat tidak jadi terbang dari Kualanamu ke Malikussaleh. Dengan kejadian kali ini berarti sudah empat hari berturut-turut Garuda gagal terbang dari Medan ke Malikussaleh,” ulasnya.
Selain Garuda, menurut Niswan, pesawat Wing Air kemarin juga batal mendarat ke Malikussaleh. Sesuai jadwal, sebutnya, Wings mendarat di Malikussaleh pukul 10.20 WIB dan terbang kembali ke Kualanamu pukul 11.30 WIB. “Karena dua pesawat itu tak jadi mendarat, hari ini tidak ada aktivitas di Malikussaleh,” pungkas Niswan.
Sementara itu, Prakirawan BMKG Lhokseumawe, Kharendra Muiz, menjelaskan, kabut asap akibat kebakaran lahan di sejumlah provinsi di Sumatera tersebut masih bertahan di Lhokseumawe karena dua faktor. Pertama, sebutnya, curah hujan masih rendah sehingga tidak mampu menghilangkan kabut asap.
Kedua, tambahnya, kecepatan angin di Lhokseumawe dan sekitarnya hanya 6-8 kilometer per jam, sehingga tidak mampu membawa kabut asap ke daerah lain secara cepat. “Kondisi ini masih terus bertahan, sehingga kabut asap kita prediksinya akan terus menyelimuti Lhokseumawe dan sekitarnya,” ungkap Kharendra.



