Haji Uma Sebut Pengelolaan Dana Pendidikan Selama Ini Tidak Jelas
https://habananggroee.blogspot.com/2015/10/haji-uma-sebut-pengelolaan-dana.html
BANDA ACEH – Anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman atau dikenal Haji Uma mengatakan pengelolaan dana untuk sektor pendidikan selama ini tidak jelas. Hal itu disampaikannya dalam seminar nasional bertajuk Pendidikan dan Kebudayaan yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Fisika di Auditorium Gedung FKIP Unsyiah, Kamis, 15 Oktober 2015.
“Perintah undang-undang APBA dan APBK itu 20 persen dialokasikan untuk pendidikan, tapi selama ini dana pendidikan hanya dari APBN. Ini kan tidak jelas, ibarat jih tanyoe jok sedeukah gob ta peugah dari tanyoe. Padahai nyan atra gob yu jok (ibarat kita memberikan sedekah dari orang namun menyebutkan sedekah itu dari kita. Padahal itu sedekah orang),” kata Sudirman.
Ia menuntut mahasiswa agar kritis untuk melihat lebih terang permasalahan ini. Pasalnya, menurutnya ada pembiaran dalam masalah ini sehingga dana untuk pendidikan tidak tersalur dengan benar. Akibatnya masih banyak sekolah dan fasilitas pendidikan lainnya yang tidak layak pakai.
“Saya minta adik-adik mahasiswa untuk mempertanyakan masalah ini ke pemerintah, tapi saya tidak menyuruh berdemo ya, hanya memprovokasi, bek sampe mantong na rumoh sikula yang karap rubah(jangan sampai masih ada bangunan sekolah yang hampir rubuh),” kata Haji Uma dan diikuti tawa para peserta seminar.



