Garuda Sudah Dua Kali Batal Terbang ke Timika,Karena Kabut Asap


Jakarta - Maskapai Penerbangan Garuda sudah dua kali membatalkan penerbanganya akibat kabut asap di Timika. "Sudah sejak hari Minggu kami 2 kali membatalkan penerbangan," ujar juru bicara Garuda Indonesia, Benny Butar Butar, saat dihubungi oleh Tempo via telepon, Selasa, 20 Oktober 2015.

Benny mengatakan jika jarak pandang di Timika sudah 150-200 meter sehingga sulit untuk melakukan penerbangan. Jarak pandang aman untuk melakukan pendaratan adalah 1000 meter.

Pihak Garuda mengaku belum menghitung jumlah kerugian yang diterima Garuda selama pembatalan ini.

Sebelumnya Prakirawan pada Stasiun Meteoroligi Kelas III Timika Ardy Onda Ndaya Sipatu mengatakan sesuai pantauan satelit Terra & Aqua ditemukan 142 titik api (hot spot) di wilayah Merauke dan sekitarnya hingga memicu kabut asap pekat di wilayah selatan Papua.

“Sesuai pantauan data satelit yang terbaru, terdapat 142 titik api yang tersebar di wilayah Merauke, Pulau Yos Sudarso hingga Kabupaten Mappi. Jumlah titik api semakin meningkat dibanding hari sebelumnya yang tercatat mencapai 131,” kata Ardy di Timika, Sabtu, 17 Oktober 2015.

Dengan kondisi seperti itu, katanya, beberapa daerah di wilayah selatan Papua seperti Kabupaten Asmat, Mimika, Kaimana hingga perairan Arafura, dan Kepulauan Aru Provinsi Maluku terkena dampak kabut asap kiriman dari Merauke dan sekitarnya.

Sejak Kamis, 15 Oktober 2015 semua aktivitas penerbangan di Bandara Moses Kilangin Timika, terutama pesawat-pesawat berbadan lebar seperti Garuda Indonesia, Sriwijaya Air dan Airfast Indonesia terpaksa dibatalkan.

Terkait

Kabut Asap 5768967481308828774

Posting Komentar

emo-but-icon

Follow Me On

Klik disini Klik disini

Berita Populer

Klik disini
item